Apa itu BitTorent beserta Cara Kerjanya


BitTorrent adalah jaringan yang memanfaatkan Peer-to-Peer untuk berbagi file berukuran besardan menjadi salah satu andalan dunia saat ini.

Tanpa jaringan Peer-to-Peer, untuk berbagi file berukuran 10 GB ke 100 atau lebih pengguna komputer lainnya lewat jaringan internet akan sangat memberatkan komputer yang menyediakan sumber daya yang jarang dimiliki oleh personal. Mengatasi hal ini seorang programmer lulusan University of Buffalo bernama Bram Cohen membuat suatu perangkat lunak yang disebut Bittorent yaitu sebuah protokol yang mendukung koneksi Peer-to-Peer untuk keperluan berbagi file (File Sharing) yang berukuran besar untuk mengatasi kendala yang ada.

Cara kerja BitTorrent


Untuk menggunakan jaringan BitTorrent, Anda harus menggunakan BitTorrent client yang terinstall didalam masing-masing komputer. (sobat bisa download BitTorent Client di bawah artikel ini) Saat pengiriman atau distribusi file terjadi, Bittorent Client akan memecah sebuah file besar menjadi kepingan file-file kecil yang masing-masing diberikan tanda untuk bisa disatukan kembali sesuai urutan bagian dari file besar tadi.

Jika kita mengunduh file dari satu server pun sama, filenya akan dipecah menjadi bagian-bagian kecil untuk ditransfer ke komputer klien yang mengunduhnya, namun perbedaan terbesar dari BitTorent dibandingkan cara konvensional adalah proses unduh tidak hanya dilayani satu server tapi terbagi menjadi beberapa server yang terhubung ke internet dengan demikian maka file yang besar tadi tidak hanya membebani satu server saja tapi dibagi ke beberapa client yang juga ikut menjadi server.

Skema Cara Kerja BitTorent
Satu server yang memiliki file besar membagi filenya ke dua klien, kemudian dari dua klien tadi dibagikan lagi ke pengunduh file atau klien lainnya yang sudah memasang “Bittorent Client” dalam hubungan Peer-to-Peer.

Seorang pengguna internet yang ingin membagi filenya maka dia bisa membuat sebuah file utama yang berukuran kecil yang disebut torrent descriptor yang berisi Cryptographic hashes dari setiap keping file yang dipecah, metode ini untuk memastikan tiap keping tidak berubah dan bisa kembali disatukan setelah setiap kepingnya terunduh dengan benar. Selanjutnya file torrent descriptor ini dibagikan melalu media yang umum digunakan (seperti web, email, dll).

Pada saat itu pemillik harus memberikan akses publik pada file yang akan dibagikan, sementara untuk klien lain yang telah menerima file torrent descriptor bisa membukanya dengan menggunakan Bittorent client. Dengan cara berbagi file seperti ini maka beban server dan jaringan akan berkurang secara signifikan.


Download BitTorent Client 


source: jasakom